Berita Hawzah – Isi pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dengan harapan semoga Allah SWT melimpahkan taufik dan menerima amal ibadah di bulanNya yang berkah, Ramadhan Al-Mubarak. Sebagaimana telah jelas bagi semua, para penguasa zalim Amerika yang biadab dan rezim perampas serta pembunuh bayi, Israel, di bulan perjamuan ilahi ini, di hadapan nurani umat manusia yang sadar, kaum Muslimin, dan para pencari kebebasan dunia, sekali lagi telah melanggar seluruh hukum internasional dan menodai kehormatan umat Islam Iran yang sedang berpuasa. Mereka melancarkan serangan brutal ke berbagai titik di Iran Islam dan dalam kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, telah men-syahid-kan pemimpin agung dan teladan ilahi bagi ratusan juta Muslim dan pencari kebebasan dunia, serta melampaui semua garis merah hukum, kemanusiaan, dan moral.
Tindakan mengerikan ini bukan hanya serangan terhadap bangsa Muslim Iran, tetapi juga penghinaan yang jelas terhadap kemuliaan umat Muhammad SAWW dan seluruh nilai-nilai suci Islam yang agung.
Bangsa Muslim Iran yang mulia dan perlawanan Islam yang terhormat, dengan tetap menghormati kedaulatan dan umat Islam di negara-negara tetangga, sesuai dengan firman Allah SWT: “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu,” berdasarkan peringatan sebelumnya agar tidak bekerja sama dengan tetangga yang memusuhi, akan melawan serangan orang-orang kafir dan menargetkan sumber daya serta kepentingan musuh dan pangkalan yang terlibat dalam serangan ke Iran. Kami sama sekali tidak akan mengganggu jiwa umat Islam dan pemerintahan Muslim, dan tidak akan pernah melakukannya.
Bangsa Muslim Iran, dengan karunia Allah dan dalam ketaatan kepada perintah-Nya yang berfirman: “Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang), maka pancunglah batang leher mereka,” akan menjatuhkan kesombongan di tanah kehinaan.
Pemimpin Syahid kami adalah seorang ahli fiqih pejuang yang saleh yang seluruh hidupnya didedikasikan untuk perjuangan melawan kesombongan global, melawan Zionisme internasional, dan membela umat Islam, terutama rakyat Palestina yang tertindas. Beliau selalu berada di garis depan dalam mendukung cita-cita Al-Quds yang mulia dan mendukung para pejuang Palestina, serta tidak pernah lalai dari tugas ilahi dan kemanusiaan ini, dan selalu berusaha dengan penuh kasih sayang demi dunia Islam.
Pertempuran ini tidak boleh dianalisis hanya sebagai pertempuran antarnegara. Perang yang dipaksakan ini adalah pertempuran mendasar antara front kekufuran melawan Islam, dan peradaban Barat melawan peradaban Islam. Perang ini kini menargetkan bangsa Muslim Iran, dan jika umat Islam serta bangsa dan negara-negara Muslim berdiam diri dan pasif, dan tembok kokoh Iran Islam runtuh, maka keutuhan umat dan setiap individu Muslim akan menjadi sasaran serangan para penjahat.
Kami, para ulama Ahlussunnah Iran, bersama-sama dengan para ulama dan rakyat Iran Islam yang gigih, dengan mempertimbangkan kapasitas dan interaksi Majelis Pendekatan Mazhab Islam dengan para ulama yang saleh dan para pencinta dunia Islam, memohon kepada para pemimpin agama, yang merupakan penjaga kesucian nilai-nilai Islam dan kemanusiaan, dan kepada majelis-majelis keagamaan tertinggi dunia Islam, agar seperti para ulama yang berwawasan di Iran dan dunia Islam yang sebelumnya dalam gerakan yang membangkitkan kesadaran, telah mengutuk agresi yang jelas ini ke Iran Islam dan teror terhadap pemimpin agung Republik Islam; dan bersama dengan para ulama besar yang telah mengeluarkan fatwa jihad melawan kaum arogan dan rezim perampas Israel dalam rangka perjuangan melawan kesombongan global dan Zionisme internasional, serta upaya untuk menyatukan umat Islam;
Kami memohon:
Dalam tindakan bersama dan tegas, kutuklah agresi yang jelas dan pembunuhan keji ini, yang merupakan sebuah serangan terhadap seluruh umat Islam.
Mengingat keharusan membela kehormatan umat dan menjaga kesucian darah para pemimpin agama, Anda juga, seperti ulama dan mufti besar lainnya, berfatwa tentang kewajiban membela agama, martabat manusia, dan kemuliaan Muslim, serta mengambil sikap yang bersatu dan tegas dalam menghadapi kesombongan global dan rezim Zionis.
Secara eksplisit, hukum jihad melawan Amerika dan Israel dapat menjadi respons yang layak atas kejahatan ini dan benteng yang kokoh dalam menghadapi kejahatan dan agresi lebih lanjut.
Dengan persatuan ucapan dan koordinasi antar majelis keagamaan, netralkan rencana jahat musuh-musuh Islam untuk menciptakan perpecahan di antara mazhab dan bangsa-bangsa Muslim.
Kami memohon kepada Allah SWT agar mendekatkan hati orang-orang beriman, meneguhkan umat Muhammad SAWW di jalan kebenaran, dan menghinakan serta mempermalukan orang-orang zalim di muka bumi.
«وَسَیَعْلَمُ الَّذِینَ ظَلَمُوا أَیَّ مُنقَلَبٍ یَنقَلِبُونَ»
“Dan kelak orang-orang yang zalim akan mengetahui di manakah mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224)
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dengan hormat dan ikhlas, Dewan Perencanaan Sekolah-Sekolah Agama Ahlussunnah, dan Majelis Pendekatan Mazhab Islam
Sekelompok anggota Dewan Fatwa dan Ulama di Wilayah Muslim Ahlussunnah
Sekelompok direktur, dosen agama, dan imam shalat Jumat dan jamaah Ahlussunnah Iran Islam
Ramadhan Al-Mubarak – 1447 HQ / 2026 M.
Perlu disampaikan bahwa pernyataan ini ditujukan kepada para ulama besar dunia Islam, Universitas Al-Azhar Al-Syarif, Majelis Dunia Fiqih Islam, Persatuan Ulama Muslim Sedunia, Komite Ulama Senior Saudi, Perkumpulan Ulama Muslim Lebanon, Jamaah Ulama Ahlussunnah Irak, Organisasi Urusan Agama Turki, Dewan Penasihat Organisasi-Organisasi Islam Malaysia, Organisasi Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama Indonesia, Dewan Tertinggi Urusan Muslim Aljazair, Jamaah Muslimin Aljazair, Dewan Tertinggi Urusan Muslim Zimbabwe, Dewan Tertinggi Muslim Kenya, Pusat Ahlul Bait (AS) Afrika Selatan.
Komentar Anda